Headlines News :
Home » » Perang Melawan Narkoba

Perang Melawan Narkoba

Written By Yunion Arga on Monday, August 13, 2012 | 6:00 PM

Dr. H. Abu Talkah
Rektor UNISKA Kediri
Perang Melawan Narkoba- Aksi kampanye danti NARKOBA digelar diberbagai daerah. Mereka semakin meningkatkan kewaspadaan dan komitmen untuk perang melawan narkoba. Begitu juga di kalangan pendidikan dan ulama.
Drs. Ishworo Widyanto, M.Si Purek Universitas Tulungagung mengatakan, satu-satnya obat yang menjur adalah sejauh mana ketahanan jiwa atau mental generasi muda itu sendiri. Sedangkan spikolog yang paling handal seorang anak itu adalah orang tua. Karena mereka akan memberi solusi yang terbaik dan tanpa pamrih. Orang tua merasa dirugikan ketika sang anak menjadi korban. “Kesadaran orang tua agar mampu menciptakan anaknya betah di rumah. Saya yakin seseorang anak yang betah di rumah tidak akan terpengaruh dengan narkoba. Apa lagi kalau orang tuanya mampu menanamkan nilai-nilai dan pemahaman yang betul-betul menjadi bekal pegangan seorang anak di luar,” jelasnya.
Jatmiko Setiaji, SP. MM Dosen Universitas Islam Balitar di Blitar mengatakan, orientasi pendidikan kadang melupakan pendidikan yang bermuatan budi pekerti untuk itu perlu diberikan kepada mahasiswa sehingga mereka akan tahu tanggung jawab moral. Bahaya narkoba bagi generasi muda banyak sekali. Kalau ada mahasiswa terpengaruh narkoba sangatlah kita sayangkan. Karena mahasiswa sebagai sorotan masyarakat. “Bagi pengguna, pengedar, produsen harap ditindak tegas. Harga mati mahasiswa bebas dari narkoba. Sehingga mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya.”unkapnya
Roni Ika Setiawan, Kabag. Kemahasiswaan STIKEN Blitar sangat mendukung aksi kampanye anti narkoba. Menurutnya pengaruh narkoba dapat merusak fisik dan moral generasi muda. Untuk itu perlunya membentengi generasi muda dari pengaruh narkoba yang sangat membahayakan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.
Roni mengatakan selama ini di kampus STIKEN Blitar belum pernah menemukan mahasiswa yang mengonsumsi narkoba. Meski belum pernah ada razia di STIKEN, namun dia yakin tidak ada mahasiswanya yang mengonsumsi barang haram tersebut. “Jika ada mahasisa yang terbukti mengonsumsi narkoba, maka akan ditindak dengan tegas,” jelasnya.
Dr. H. Abu Talkah, Rektor UNISKA Kediri menjelaskan, menanggulangi mahasiswa dari pengaruh miras dan narkoba merupakan bagian generasi muda yang berkwalitas unggul (Excelent in Quality) melalui pelaksanaan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan membangun karakter mulia yang disebut Akhlakul Karimah. Uniska telah bekerja sama dengan tokoh muslim, takmir masjid Uniska menyelenggarakan semaan Qur’an dan zikrullah serta membaca sholawat Nabi Muhammad SAW dengan diiringi do’a semoga warga Uniska jauh dari narkoba yang datangnya tidak di sangka-sangka.
Abu Tolkah mengatakan Uniska juga bekerja sama dengan instansi terkait (BNN) yang ada di Kediri, yakni Ibu Kompol Lilik Dewi Indrawati dengan menyelenggarakan kuliah umum tentang bahaya miras dan narkoba dan disertai test urine 50 mahasiswa secara acak. “Alhamdulillah hasilnya semua mahasiswa bebas dari pengaruh negatif miras dan narkoba. Mereka menyadari akan bahaya pengaruh miras dan narkoba,” jelasnya. (Har)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Mataram Timur News - All Rights Reserved
Wartawan Mataram Timur News Dibekali Kartu Identitas Setiap Peliputannya. Laporkan Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab Yang Mengaku Sebagai Wartawan Mataram Timur News | Original Design by Creating Website Modified by Adiknya